Kami lahir dari generasi yang mengenal permainan congklak, dakon, dan beragam tradisional value dari ayah, ibu, kakek dan nenek kami. seiring dengan lahirnya budaya disruptif lewat kemajuan tekhnologi internet
Alicia! Bayangan wajah dengan pipi yang selalu kemerah-merahan itu tiba-tiba menyeruak lagi dalam benakku. Aku tersentak. Heran. Mengapa sesuatu yang sudah begitu lama kulupakan tiba-tiba bisa muncul kembali. Padahal, demi membuang gambar wajah itu dari dinding otakku, aku telah mengelupas dinding itu begitu dalam, hingga bekas lukanya bertahun-tahun kemudian baru mengering.
Anda pernah merasa kehilangan? Pasti. Bagaimana rasanya, sobat? Sedih, menyesal, atau malah senang? Sepuluh cerpen Rie Yanti (rie@warungfiksi.net) ini akan mengantar Anda menuju berbagai peristiwa kehilangan yang mungkin pernah Anda alami, tapi tak pernah Anda nikmati. Sebagaimana cerita‐cerita dalam Wuflite lainnya, kisah‐kisah ini terasa ringan dan segar, seperti segelas jus jer…
Alhamdulillah…Akhirnya saya berhasil menyesaikan e-book pertama saya. Sebuah e-book yang saya beri judul “Yang Tertinggal”, berisi enam cerita pendek remaja. Kisah-kisah remaja yang beragam saya paparkan dalam untaian kata di setiap kisahnya. Percintaan, pertemanan, pengorbanan, semua terajut dalam kisah khas remaja dalam e-book ini. Saya berharap e-book ini dapat bermanfaat bagi pembac…