Text
Ziarah
Tokoh kita merasa sangat kehilangan. Kematian istrinya membuat dunianya kacau. Dia begitu rindu sampai-sampai ia terus berjalan dan pada setiap tikungan dia berharap akan bejumpa dengan istrinya. Diapun memutuskan : dia harus ziarah makam istrinya !
Sepanjang perjalanan menuju kesana, tokoh kita mengambil berbagai keputusan ajaib. Mula-mula dia bekerja menjadi pengapus dinding kuburan, kemudian mendobrak aturan sehingga seisi kota geger.
Ziarah merupakan salah satu novel monumental yang membuka cara baru dalam penulisan sastra. Absurditas yang dihadirkan Iwan Simatupang seperti mata lain untuk menelisik psikologis manusia. Patutlah bila novel ini memenangi Roman ASEAN terbaik tahun 1977.
Tidak tersedia versi lain